Sernet Samba4 Appliance merupakan distro linux Debian hasil remastering yang didalamnya sudah disematkan aplikasi Samba4 dan dalam bentuk Appliance. Sernet Samba4 Appliance ini dapat diinstall diatas mesin fisik maupun diatas Virtual Machine. Sernet Samba4 Appliance selain terdapat aplikasi Samba4 Active Directory yang siap pakai, juga dapat diintegrasikan dengan aplikasi lain seperti Zarafa. Sernet Samba4 Appliance ini cocok bagi pengguna Linux Debian yang ingin membangun Samba4 Active Directory yang sudah siap pakai. Sernet Samba4 Appliance dapat didownload pada link berikut : http://ftp.sernet.de/pub/samba4-appliance/

INSTALL SERNET SAMBA4 APPLIANCE

Pada menu tampilan awal instalasi, kita bisa pilih instalasi dalam modus Gui atau Text. Agar memudahkan proses instalasi, saya pilih GUI/Graphical

install-sernet-1

Untuk pilihan keyboard, saya pilih default yaitu American English

install-sernet-2

Pada menu konfigurasi network, bisa langsung konfigurasi pada saat instalasi, request IP dari DHCP atau tidak dikonfigurasi terlebih dahulu. Pada pilihan ini saya pilih Do not Configure dan akan dikonfigurasi setelah selesai instalasi

install-sernet-3

Pilih Yes pada bagian partition disk dan pilih Continue untuk melanjutkan proses instalasi. Berikut adalah proses instalasi Sernet Samba4 Appliance yang sedang berjalan

install-sernet-5

Jika proses instalasi selesai, maka Sernet Samba4 Appliance akan langsung restart dan masuk kedalam sistem Sernet yang baru saja diinstall. Tampilan awal setelah proses instalasi adalah setup Samba4. Pada pilihan ini kita pilih Cancel Setup terlebih dahulu karena Sernet Samba4 Appliance yang baru saja di setup belum memiliki IP. Konfigurasi IP seperti berikut :

sudo su
nano /etc/network/interfaces

sernet-network

Sesuaikan konfigurasi network seperti contoh diatas dan restart

/etc/init.d/networking restart

Jika IP Address sudah disetup, double klik menu dcpromo yang terdapat pada Desktop, pilih Start Setup dan ikuti wizard yang ada

sernet-dcpromo

Pada pilihan hostname, masukkan nama hostname yang akan digunakan. Misalnya nama hostname-nya adalah samba4

sernet-hostname

Pada menu Realm, masukkan nama domain yang akan digunakan. Dalam contoh disini nama domain yang saya gunakan dalah imanudin.com

sernet-realm

Klik OK saja pada pilihan Netbios. Netbios ini by default diambil dari nama domain tanpa TLD (Top Level Domain)

sernet-netbios

Menu berikutnya adalah memasukkan password administrator. Password ini adalah password yang digunakan oleh Administrator. Ingat, password yang dimasukkan harus memiliki kriteria seperti minimal 1 huruf besar, 1 huruf kecil dan minimal 7 karakter

sernet-password

Pada menu DNS forwarders pilih Yes dan masukkan DNS yang biasa digunakan untuk akses ke internet, misalnya google DNS 8.8.8.8. Pada tampilan berikutnya adalah pengechekan akhir sebelum melakukan instalasi Samba4. Pilih Yes untuk memulai proses install

sernet-complete

Tunggu hingga proses instalasi selesai

sernet-proses-complete

Apabila terdapat tampilan seperti berikut, pilih exit saja

sernet-proses-failed

Jika ada pilihan install schema Zarafa bisa pilih Yes atau No. Pada pilihan ini saya pilih No. Masukkan password default untuk login pada sistem Sernet Samba4 Appliance

sernet-password-default

pada menu berikutnya bisa pilih disable auto login agar harus login terlebih dahulu sebelum masuk pada sistem Sernet Samba4 Appliance. Jika ada pertanyaan restart, pilih restart untuk apply hasil konfigurasi yang baru saja dilakukan. Untuk masuk pada sistem, login dengan user sernet dan password default yang kita isi pada menu sebelumnya.

Silakan coba login domain menggunakan Windows klien dengan mengikuti contoh panduan berikut : http://ahmad.imanudin.com/2013/05/17/membangun-linux-active-directory-dengan-samba4-pada-redhatcentos-part-6-instalasi-ntp-server-dan-konfigurasi-windows-klien/

Silakan dicoba dan semoga bermanfaat 😀