ahmad_imanudinSaya dilahirkan dan dibesarkan di sebuah desa di kabupaten Kuningan Jawa Barat, lebih tepatnya di desa Darma. Di sebuah desa dekat pegunungan Ciremai ini, saya belajar mengenal alam, lingkungan sekitar dan bersosialisasi dengan masyarakat.

Saya tidak tahu persis bagaimana kehidupan saya sewaktu kecil atau dikisaran usia 5 bulan, 1 tahun  dan batita. Katanya sih saya imut-imut menggemaskan dan juga lucu hehehe 😀

Saya memiliki 4 saudara, 2 kakak dan 2 adik. 1 kakak laki-laki dan 1 perempuan, 1 adik laki-laki dan 1 perempuan. Jika disusun secara hirarki, maka susunannya adalah 1. Kakak laki-laki  2. Kakak Perempuan 3. Saya sendiri 4. Adik Perempuan 5. Adik laki-laki. Dengan begitu saya berada di tengah-tengah :D.

Pendidikan selama 6 tahun di Madrasah Ibtidaiyah dan 3 tahun di Madrasah Tsanawiyah. Setelah lulus dari MTS, saya sempat akan tidak melanjutkan sekolah pada jenjang SMA/SMU dan sederajat dikarenakan masalah biaya. Karena kedua kakak saya pun hanya melanjutkan sekolah sampai tingkat SMP/MTS. Beruntung-nya, saya diajak oleh paman saya ke Tangerang dan dibiayai sekolah disana, kebetulan anak paman saya tersebut satu angkatan/usia dengan saya dan bersekolah bersama di MTS selama 3 tahun.

Karena saya dari kampung dan tidak tau menau mengenai kota Jakarta maupun Tangerang, maka saya hanya ikut saja kemana air mengalir :D. Maksudnya adalah terserah saya mau disekolahkan dimana saja oleh paman saya dan ikut dengan sepupu saya tersebut. Ketika baru datang di kota Tangerang saya harus menyesuaikan diri pada lingkungan dan cuaca yang berbeda dengan suasana di kampung halaman.

Ternyata salah satu tantangan ada pada cuaca, dimana cuaca lumayan panas meskipun malam sekalipun. Jalanan yang berdebu, lalu lalang kendaraan hampir 24 jam, nyamuk yang mengganggu pada malam hari dan angin yang terasa panas. Sungguh berbeda dengan suasana di kampung halaman yang sejuk, rindang, dingin dan tenteram. Bahkan dari jam 8 malam sudah terasa sepi, yang terdengar hanya suara katak yang asik bernyanyi menjadi pengiring tidur dimalam hari.

Seiring berjalannya waktu, akhirnya tubuh ini terbiasa dengan suasana kota Tangerang. Bergaul dan bersosial dengan lingkungan sekitar, bercengkrama dengan saudara-saudara paman.

Akhirnya saya pun bersekolah di sebuah SMK daerah Cikokol kota Tangerang, tepatnya di SMK Panca Karya Tangerang. Dari sekolah inilah saya belajar formal mengenai pelajaran-pelajaran terusan dari MTS/SMP. Waktu pun berjalan dan tibalah waktunya kelas 3 SMK. Di kelas 3 inilah saya mulai berpikir bagaimana nasib saya setelah lulus sekolah, kemampuan apa yang sudah didapat dari sekolah dan akan dibawa kemana lagi.

Informasi pun saya cari mengenai beasiswa maupun perlombaan-perlombaan yang dapat diikuti. Akhirnya didapatkan informasi bahwa ada satu perlombaan tingkat SMK yang biasa diikuti dari berbagai jurusan (kebetulan waktu itu saya dari jurusan TKJ). Perlombaan ini cukup bergengsi karena apabila lolos dari tingkat sekolah, maka akan diteruskan ke tingkat provinsi untuk mewakili kota masing-masing dan apabila lolos kembali dapat dilanjutkan pada tingkat nasional dan mewakili provinsi masing-masing.

Event perlombaan tersebut dinamakan LOMBA KOMPETENSI SISWA tingkat SMK yang selalu diadakan setiap tahun. Saya pun mengikuti perlombaan tersebut dengan kategori IT Support & Networking untuk mewakili sekolah saya. Setiap pulang sekolah, saya biasa mampir terlebih dahulu ke Lab TKJ (bukan ke tempat lain ya 😀 hehehe) untuk belajar mengenai materi yang dilombakan. Pembelajaran mengenai materi tersebut saya dapatkan dari kakak kelas saya terdahulu, forum dan tentunya internet.

Waktu perlombaan pun tiba, teman-teman dari sekolah lain pun berdatangan untuk mengikuti perlombaan tersebut. Sempat ada perasaan minder dan pesimis dengan teman-teman dari sekolah lain, apalagi dari sekolah yang difavoritkan juara. Waktu perlombaan satu hari dan harus diselesaikan dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore.

Peserta yang sudah selesai pun mulai keluar satu persatu dan membuat mental saya menjadi down. Tapi perlombaan tetap berjalan dan harus segera diselesaikan. Akhirnya sayapun menyelesaikan-nya sampai jam 5 sore/batas akhir dari perlombaan. Juri pun mulai memeriksa hasil pekerjaan para peserta dan ditanya mengenai perihal pekerjaan yang sudah dilakukan. Hasil perlombaan pun menunggu pada tanggal yang telah ditentukan.

Tanggal pengumuman pun tiba dan hasil perlombaan diumumkan satu persatu sesuai dengan bidang lomba yang diikuti. Tiba pada pengumuman perlombaan yang saya ikuti dan dengan perasaan yang tidak percaya/disangka saya menjadi juara 1 dan lanjut mewakili kota Tangerang di tingkat Provinsi Banten. Saya pun di elu-elukan di sekolah dan menjadi selebritis baru menggantikan orang-orang ganteng (termasuk saya 😀 hehehe) maupun cantik disekolahan.

Singkat cerita, tiba waktunya perlombaan tingkat Provinsi dan Alhamdulillah kembali lolos mewakili Provinsi Banten di tingkat nasional. Tentunya menjadi ajang gengsi tersendiri karena saya akan berhadapan langsung dengan para juara dari 33 Provinsi dari seluruh Indonesia. Langkah untuk melanjutkan pada tingkat ASEAN pun terhenti karena kalah dengan perwakilan dari DKI Jakarta dan harus puas pada posisi ke 2.

Setelah lulus sekolah dari SMK saya belum melanjutkan kuliah dan lanjut dengan bekerja pada sebuah perusahaan di daerah Pulo Gadung Jakarta Timur. Dan pada akhirnya saya bergabung dengan PT. Excellent Infotama Kreasindo yang baru resmi menjadi PT

Sekarang saya tinggal di Bekasi dan bekerja sebagai salah satu staff pada PT. Excellent Infotama Kreasindo. Sebagai member pada Komunitasi Zimbra Indonesia dan author pada blog vavai.com dan PT. Excellent Infotama Kreasindo.

Sekian sejarah singkat mengenai sosok Ahmad Imanudin. Ini ceritaku, mana ceritamu 😀